Yess24’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

IT112 – Aljabar Linear dan Matriks

1. SPL

2. Matriks_1

3. Matriks_2

4. Vektor

Kuis III 09-10

5. Transformasi Linear

6. Eigen

7. Diagonalisasi

BAB 5_eigen

8. Ruang Vektor

May 11, 2010 - Posted by | Uncategorized

4 Comments »

  1. k’ kok ga ada soal tugasnya?

    Comment by angelo | May 22, 2011 | Reply

  2. Yg format word/pdf untuk eigen yg barusan td pagi blom diupload???

    Comment by Brian | July 12, 2011 | Reply

  3. manfaat diagonalisasi:
    untuk merekayasa sistim matrik
    untuk menghitung M pangkat n dengan suatu bilangan asli
    Contoh penggunaan dalam kehidupan nyata:
    -Mencari genetika
    -MIMO – Multiple Input Multiple Output

    Data rate adalah salah satu sasaran terbesar dalam perancangan sistim telekomunikasi, baik dengan kabel (wired) ataupun tanpa kabel (wireless). Setiap saluran transmisi (channel), baik yang berupa kabel secara fisik, seperti kabel parallel (UTP), koaxial, etc., ataupun udara bebas untuk kasus wireless, memiliki/menawarkan suatu data rate tertentu, yang dinyatakan dalam bps (bit per second).

    Secara teoretis dikenal batasan Shannon [1], yang menyatakan data rate (atau channel capacity) berbanding lurus dengan pita kerja (bandwidth /BW). Jadi secara tradisional, supaya data rate tinggi, digunakanlah sinyal dengan bandwidth yang lebar.

    Di aplikasi wireless, misalnya Bluetooth yang memiliki BW = 1 MHz [2], pada Bluetooth versi awal, data rate yang didapat, sekitar 1 Mbps. Pada Bluetooth versi yang lebih baru, dengan menggunakan modulasi ordo tinggi (4PSK atau 8PSK), bisa didapatkan data rate 2 MHz, dan 3 MHz, bahkan lebih tinggi lagi. Tapi kondisi sinyalnya harus bagus, sehingga modulasi ordo tinggi itu tidak terganggu.

    Penggunaan kabel sebagai media transmisi secara umum sama seperti halnya kasus wireless. Tetapi, setiap kabel memiliki batasan maksimal dari BW terhadap sinyal yang melaluinya. Batasannya bisa berupa loss ataupun merambatnya mode yang tinggi (modes of higher orders) [3]. Sehingga secara umum pembesaran BW ada batasnya, sehingga pembesaran data rate juga terbatas. Tetapi data rate bisa dinaikkan dengan menambah jumlah kabel🙂 .

    Pada sistim wireless, kita juga bisa menambahkan “kabel-kabel penghubung” baru ini. Seperti yang kita ketahui, pada sistim wireless, ujung dari pemancar atau penerima adalah antena. Menambahkan “kabel-kabel penghubung” ini, berarti menambahkan antena-antena pada pemancar/penerima, dan mengirimkan sinyal secara simultan paralel melalui antena-antena ini.
    Sinyal yang dikirimkan oleh setiap antena di pemancar, akan bersuperposisi (tercampur) di setiap antena di penerima, sehingga sinyal yang didapatkan oleh penerima menjadi tidak berguna.

    Dengan menggunakan Space Time processor di pemancar dan penerima [4], teknik MIMO mengupayakan diagonalisasi sistim matriks [H] menjadi system matriks [D], sehingga jalur dari setiap antena direkayasa langsung ke pasangannya

    Comment by 672010184 | July 26, 2011 | Reply

    • manfaat diagonalisasi:
      untuk merekayasa sistim matrik
      untuk menghitung M pangkat n dengan suatu bilangan asli
      Contoh penggunaan dalam kehidupan nyata:
      -Mencari genetika
      -MIMO – Multiple Input Multiple Output

      Bagaimana hubungan merekayasa sistem matriks dan menghitung M pangkat N dengan suatu bilangan asli dengan MIMO?

      Comment by yess24 | July 26, 2011 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: